Our Language Assistants

2016 Language Assistants

Nama saya Muhammad Kurniawan Rachman, terpilih sebagai Language Assistant pertama dari provinsi saya merupakan kesempatan yang menantang buat saya. Saya berasal dari Sulawesi tenggara. Jika kalian melihat pulau dengan bentuk K di peta Indonesia, provinsiku terletak di kaki kanan dari pulau itu. Begitu tepatnya penjelasan yang saya berikan kepada siswa yang bertanya dimana tempatku berasal. Saya lulus sebagai sarjana bahasa inggris di Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara, Kampusku bukan salah satu universitas teratas di Indonesia sehingga merupakan kebanggan buatku untuk membagikan ide-ide saya di kelas-kelas di Australia. Saya mulai bekerja sebagai pendidik pada tahun 2011 sebagai fasilitator di kursus Bahasa Inggris and memulai karir professional saya pada tahun 2012 sebagai guru disekolah internasional di provinsi saya. Menghabiskan 5 tahun lebih di bidang pendidikan menyadarkan saya bahwa Negara saya harus bekerja keras untuk meningkatkan pendidikannya dan saya sangat ingin menjadi bagian dari perkembangan itu. Saat ini, saya bekerja di Como Secondary College dan Gosnells primary school. Selama 3 minggu di tempat kerja saya telah belajar banyak hal-hal yang sangat bernilai, bagaimana mengatasi siswa secara psikologis dan juga sistem dari tiap sekolah. Saya sangat bersyukur juga karena guru-guru dan staf sangat ramah sehingga saya dapat menyesuaikan diri dengan sangat baik di dua sekolah tersebut. Menerima program ini juga menerima tantangan untuk hidup sendiri untuk pertama kalinya dalam hidup saya , sebenarnya saya bisa menjamin bahwa saya adalah pribadi yang mandiri. Memasak, membersihkan, menolong dan bekerja secara pribadi telah menjadi bagian dari hidup saya sejak awal usia saya yang ke 20. Ramah, sopan dan positif adalah sifat saya, orang tuaky selalu mengingatkan kepada saya untuk menolong bukan meminta pertolongan karena saya adalah anak laki-laki satu-satunya dikeluarga saya. Kembali ke Perth setelah setahun (pertukaran Pemuda Indonesia Australia pada tahun 2014/2015) adalah hal yang besar buat saya. Sayapun siap untuk membagikan ide-ide dan juga mengisi otak dengan banyak pengalaman-pengalaman positif untuk kunjunganku disini.

I am Muhammad Kurniawan Rachman from Southeast Sulawesi. As the first language Assistant from my province, this is a challenging opportunity for me. I graduated with the degree of Bachelor of English Education from Halu Oleo University and began my professional career in 2012 as a teacher in an international school.

I first came to Perth as part of the Australia-Indonesia Youth Exchange Program in 2014/2015 and am delighted to be back here as a language assistant in 2016. I am working at Como Secondary College and Gosnells Primary School. I am so grateful because the teachers at both schools are really friendly so that I could adjust well. I am ready to share my ideas about Indonesia as well as fill my brain with lots of positive experience for my stay here. I know that my country can learn a lot from Australia to improve our education system and I would love to be a part of that development.


Nama saya Dea. Saya salah satu dari 4 Language Assistant 2016 asal Indonesia,  dan saya berasal dari Jambi, Sumatera.

Saya lulusan sarjana pendidikan. Saya tertarik dengan Language Assistant Program karena program ini menawarkan kesempatan yang baik untuk merasakan sendiri dunia pengajaran dan sistem pendidikan di Australia sambil mempromosikan budaya Indonesia.

Pekerjaan saya sebelumnya sebelum datang ke Australia adalah di sebuah organisasi non-profit untuk program konservasi Orangutan Sumatera. Saya rasa ini cukup berguna untuk diperkenalkan kepada siswa di sini, jadi mereka dapat tahu lebih banyak tentang konservasi satwa liar dan proyek-proyek lingkungan hidup berkelanjutan di Indonesia.

Sejauh ini, saya benar-benar menikmati program ini dan bekerja dengan guru dan sekolah yang berbeda, sambil mengagumi keindahan Australia Barat.

My name is Dea. I’m one of 2016 Indonesian Language Assistants and I’m from Jambi, Sumatra. I have a bachelor degree in Teaching and became interested in the Language Assistant Program because it offers a good opportunity to experience first-hand about the teaching world and education system in Australia while promoting Indonesian cultures.

My previous work prior coming to Australia was in a non-profit organization , the Sumatran Orangutan conservation program. I find this quite helpful to be introduced to students in here, so they may know more about wildlife conservation and sustainable projects back home. So far, I really am enjoy enjoying being in the program and working with different teachers and schools, while admiring the beauty of Western Australia.


 
Liza Apriani, 24 tahun, adalah seorang Asisten Bahasa yang berasal dari Kalimatan Tengah, Indonesia. Dia lulus dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Palangka Raya pada tahun 2015. Pada tahun 2013, Liza mengikuti pertukaran pelajar di Jepang selama 1 tahun. Disana dia bekerja paruh waktu mengajar Bahasa Indonesia untuk orang Jepang. Dari pengalaman tersebut Liza memperoleh banyak pelajaran dan wawasan tentang Bahasa dan budaya Indonesia. Pada tahun 2015 Liza mengikuti Pemilihan Duta Bahasa Nasional mewakili Kalimantan Tengah dan memperoleh juara keempat dari 27 provinsi di seluruh Indonesia. Di waktu senggangnya, Liza suka menonton film dan memasak. Dia juga aktif sebagai volunteer di WWF Indonesia dan Earth Hour Palangka Raya.

I am Liza Apriani from Central Kalimantan, Indonesia. I graduated from the English Education Study Program, University of Palangka Raya in 2015. I enjoy travelling and experiencing different cultures and have previously lived in Japan for 1 year as an exchange student and part time tutor in bahasa Indonesia. From that experience I gained a lot of insight about Indonesian language and culture. In 2015 I represented Central Kalimantan in Pemilihan Duta Bahasa Nasional (National Language Ambassador Competition) and got the fourth prize among 27 provinces in Indonesia. In my free time I enjoy watching movies and cooking. I also actively volunteer for WWF Indonesia and Earth Hour Palangka Raya.


Nama saya Syahrial. Saya berasal dari Aceh, Indonesia. Saya lulusan dari universitas dengan dua gelar, yaitu Sarjana Bahasa Inggris dan Teknik. Tahun ini, saya terpilih sebagai salah satu guru asisten Bahasa Indonesia di Australia Barat selama satu tahun. Untuk term pertama, saya mengajar di sekolah dasar east manjimup. Saya akan mengajar di Busselton dan Perth untuk term selanjutnya. Saya menilai diri pribadi saya sebagai seorang yang mandiri dan mudah berteman. Saya sangat bertanggung jawab dan memahami akan tugas saya dalam pekerjaan. Saya dibesarkan di daerah terpencil dan sering membantu ayah saya bertani. Dibesarkan oleh keluarga yang sederhana, mengajarkan saya tentang bagaimana bertahan hidup dan bekerja keras serta menghargai apapun yang saya peroleh. Saya percaya bahwa tidak ada yang kebetulan dalam hidup, dan segala sesuatu yang terjadi sekarang dan akan datang pasti berhubungan dengan tindakan yang pernah kita lakukan sebelumnya. Saya sangat senang membantu siapa saja semampunya, Saya yakin jika seseorang berbuat baik dalam kehidupannya, dia akan memperoleh balasan yang sama yaitu kehidupan yang baik pula. Pada saat menjadi mahasiswa, saya menghabiskan waktu luang dengan mengajar paruh waktu. Saya mengajar Bahasa Inggris untuk anak-anak di tempat kursus. Pada tahun kedua saya menjadi mahasiswa, saya sudah mulai mengajar siswa tingkat yang lebih lanjut. Semenjak itu, saya membantu guru mengaajr di sekolah dan menjadi asisten dosen di tingkat akademi dan universitas. Saya merasa bahwa mengajar siswa dan mahasiswa sangat menyenangkan dan menantang. Berkomunikasi dengan siswa di kelas membuat saya menjadi senang dan menuntut saya untuk menajdi lebih siap dan teratur. Saya meyakini bahwa setiap siswa dengan latar belakang yang berbeda-beda memiliki kemampuan yang unik. Saya juga sangat meyakini bahwa mereka memiliki kemampuan yang berbeda menurut keahlian masing-masing. 

My name is Syahrial. I am from Aceh, Indonesia. I graduated from University with double degrees, English Education and Engineering. As a language assistant I am working in East Manjimup Primary School for term 1 and later I will be working in Busselton and Perth. I see myself as an independent and easy-going person. I take responsibility in my job and I am fully aware of my duties. I spent my childhood in a rural area and helped my dad farming. My family taught me on how to survive and work hard for a living as well as to be grateful for what I have. I believe that nothing is coincidence in this life that every single tragedy of life is related to previous acts and obviously affects the future. I am always happy to help people if I can. I do believe if one behaves well in life, life will be good to me. When I was in University, I liked spending my spare time teaching English to young students in a private schoolI have taught students of all ages from schools to University and Academy. I find that teaching young people is fun and challenging. Engaging with students in a classroom brings some joy as well as requiring me to be organized and well-prepared. I believe that every student has a different background, is unique and has an individual capability to learn.

_________________________________________________________________________

Click the photo to watch a video by the 2015 Language Assistants.

____________________________________________________________________
{tag_pagetitle}